Mitos Tentang Asuransi Mobil yang Hancur

Mari kita lihat berbagai jenis kesalahpahaman yang dimiliki orang tentang asuransi mobil.

Sering kali kita mendengar beberapa fakta terkait asuransi mobil yang tidak sepenuhnya benar. Itu bisa membuat kita membuat keputusan yang salah ketika harus membeli paket. Ada banyak kesalahpahaman tentang asuransi mobil yang membingungkan orang dan mereka tidak dapat menggunakan polis dengan cara terbaik. Mari kita singkirkan beberapa mitos umum tentang asuransi mobil.

Mitos: Membeli paket asuransi mobil adalah proses yang panjang dan membosankan.

Kenyataan: Di era digital ini, ketika sebagian besar barang dibeli secara online, polis asuransi tidak berbeda dengan produk semacam itu. Layanan online yang ditawarkan oleh banyak perusahaan asuransi telah membuat proses pembelian dan pembaruan paket asuransi mobil menjadi cepat, sederhana, dan tanpa kerumitan. Cukup masukkan detail dasar tentang mobil Anda, bandingkan penawaran polis, pilih polis, dan bayar melalui opsi pembayaran digital.

Mitos: Mobil tua membayar premi asuransi yang lebih rendah.

Fakta: Seperti yang kita ketahui bahwa Insured Declared Value (IDV) merupakan faktor utama yang menentukan premi asuransi kendaraan. Seiring waktu, IDV berkurang, yang juga akan mengurangi biaya premi. Tapi ini tidak selalu terjadi. Premi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain termasuk pertanggungan polis, usia pemilik mobil, No Claim Bonus (NCB), riwayat klaim, dll. Misalnya, membuat beberapa klaim dalam satu tahun polis juga dapat meningkatkan premi Anda di tahun berikutnya.

Baca juga  Pilih Mana: Asuransi Mobil All Risks atau TLO?

Mitos: Saya akan kehilangan NCB jika saya mengalihkan polis saya ke perusahaan asuransi lain

Fakta: No Claim Bonus (NCB) adalah penghargaan yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis karena tidak mengajukan klaim dalam satu tahun polis. Karena manfaat NCB diberikan untuk mengemudi yang bertanggung jawab dan bukan untuk mobil yang diasuransikan, oleh karena itu dapat dialihkan ke perusahaan asuransi lain. Untuk mempertahankannya, Anda hanya perlu memperbarui paket Anda tepat waktu dan menghindari pengajuan klaim apa pun.

Mitos: asuransi mobil tidak berlaku untuk penduduk pedesaan

Fakta: Pertama, wajib bagi semua pemilik mobil untuk memiliki rencana asuransi mobil saat mengemudi di India berdasarkan Undang-Undang Kendaraan Bermotor 1988. Kedua, tidak masalah jika Anda tinggal di daerah yang kurang lalu lintas di mana kemungkinan kecelakaan sangat kecil. . Meski begitu, kejadian yang tidak disengaja dapat merusak mobil Anda seperti pencurian, gempa bumi, angin topan, banjir, kebakaran, huru-hara, dll. Insiden ini juga dapat merusak mobil Anda secara serius, itulah sebabnya rencana asuransi mobil diperlukan di mana-mana.

Mitos: jika terjadi kerusakan total, jumlah klaim akan sama dengan biaya mobil baru

Fakta: Setiap rencana asuransi mobil memiliki IDV yang mengacu pada jumlah pertanggungan maksimum yang harus diberikan oleh perusahaan asuransi, terutama jika terjadi kehilangan total atau pencurian atau kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Seiring bertambahnya usia mobil, IDV dihitung berdasarkan harga pasar yang berlaku di pasar setelah memperhitungkan depresiasi. Oleh karena itu, jika mobil Anda rusak total, Anda akan menerima kompensasi berdasarkan kondisi keuangan mobil Anda sebelum kerusakan terjadi.

Baca juga  Panduan Milenial: Memilih Asuransi Mobil yang Tepat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *